Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anak Itu Butuh Ibu Yang Sholehah, Bukan Ibu Yang Cuma Sibuk Benerin Paras


Pаrа реrеmрuаn jаmаn kіnі jіkаlаu kаmu lеbіh mеmеntіngkаn dаndаn dіbаndіngkаn dеngаn mеmреrtаhаnkаn аnаk, tіdаk mеndіdіk аnаk, dаn tіdаk mеmреrlіhаtkаn bеkаl kереrсауааn dаn аdаb Kаmu Wаjіb kеtаhuі bеbеrара hаl іnі.


Jangan hingga alasannya ialah suka berdandan dan kesudahannya menggembirakan laki-laki lain risikonya ada lelaki yang lebih menarik dari suami, kemudian suami ditinggalkan suruh mengurus anak, jadi ibu sekaligus ayah padahal anak lebih membutuhkan kasih sayang ibu.

Wanita jaman kini kadang lebih sibuk menata riasan muka dari pada menata hati, dia lebih sibuk mantangin medsos cuma untuk update barang branded dibandingkan dengan berlama-lama mencar ilmu suatu hal yang memperbesar wawasan.

Mereka tidak sadar bahwa tugasnya makin berakal balig cukup akal sangatlah berat, mungkin mereka fikir mumpung masih muda jadi banyakin senang-senang.

Padahal, justru dikala masih mudalah mesti banyak membekali diri dengan ilmu dan hal-hal yang berguna, ketimbang cuma sibuk hura-hura dengan sahabat-teman dekat sebaya.

Kamu mesti sadar, bahwa dalam waktu dekat kau akan hingga dimana bibir mungil itu akan memanggilmu “Ibu”, dan pastinya dia tidak butuh barang brandedmu, ia tidak perlu bermacam-macam make-up mahalmu, dan dia tidak perlu tampang cantikmu.

Tapi yang dia perlukan ialah kasih sayangmu, anutan akhlaq mulia darimu, dan bekal ilmu yang mau membuatnya shaleh dan shalehah dihadapan Allah.

Wanita, Lebih Sibuklah Kamu Memperbaiki Diri, Memperbaiki Akhlaq, Dan Membekali Diri Dengan Ilmu

Jadi, perempuan lebih sibuklah kau memperbaiki diri, memperbaiki akhlaq, dan membekali diri dengan ilmu.

Sebab, saat kau menjadi seorang ibu, maka niscaya setiap yang kau lakukan akan digugus dan ditiru.

Mengapa? Karena kau ialah guru pertama yang mau mengajarkan padanya apa arti kehidupan yang bantu-membantu Anakmu Butuh Ibu Yang Tangguh Dan Menginspirasi, Makara Jangan Hanya Fokus Membenahi Diri Dengan Make-Up Yang Warna-WarniAnakmu kelak butuh ibu yang tangguh dan memberi ide, jadi jangan cuma konsentrasi untuk terus menerus membenahi diri hanya dengan make-up yang berwarna-warni.

Karena semua itu tidak ada gunanya, jika kau tak pernah ajarkan kebaikan padanya.

Kamu Adalah Madrasah Pertama Bagi Anakmu, Lantas Bila Kau Tak Tahu Cara Memperbaiki Diri Bagaimana Kelak Kau Membekalinya Dengan Akhlaq Mulia?

Ingat, kau yaitu madrasah pertama bagi anak-anakmu, laatas jika kau tidak tahu caranya memperbaiki diri dengan baik dan benar bagaimana kelak kau akan membekali dirinya dengan kebaikan, akhlaq mulia, ilmu, dan sebuah yang berkhasiat yang lain?

Sadarlah, semua itu yakni tanggung jawabmu selaku ibu yang mesti kau penuhi dengan bijak.

Tanggung Jawabmu Adalah Membentuknya Menjadi Generasi Yang Shaleh Dan Shalehah.

Maka, Didiklah Dirimu Menjadi Shalehah Terlebih DuluKarena tanggung jawabmu yakni memang mesti membentuknya menjadi generasi yang shaleh dan shalehah.Maka, didiklah dirimu menjadi shalehah apalagi dulu, sebelum kamu membentuknya menjadi insan yang bagus dan benar menjalani aturan Allah dalam kehidupan ini.

Jadi, Jangan Pergunakan Waktumu Hanya Melulu Benerin Wajah, Karena Anakmu Tidak Butuh Ibu Yang Cantik.

Tapi Ia Butuh Ibu Yang Selalu Tangguh Dengan KebaikanKamu mesti berpikir tangkas sejak masih muda, jangan pergunakan waktumu cuma untuk berhura-hura, kesana-kemari datengin salon, dan cuma melulu benerin paras , sebab anakmu tidak perlu ibu yang manis.

Tapi dia butuh ibu yang selalu tangguh dengan kebaikan, alasannya cuma kebaikanlah yang akan menghantarkannya pada kebaikan-kebaikan Allah.