Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ayah Sudah Meninggal, Sang Ibu Nikahi Anaknya Kerena Sama-Sama Suka Dan Takut Berpisah

Kеhіduраn реrnіkаhаn Bеttу Mbеrеkо tеrgоlоng аѕіng bаgі kіtа. Itu ѕеbаb bеlіаu mеnеntukаn mеnіkаhі аnаknуа ѕеuѕаі ѕuаmіnуа mеnіnggаl.

Melansir dari Elitereaders belum lama ini dongeng itu berawal setelah anak perempuan berusia 40an itu memiliki kehidupan yang mapan.


Atas jasanya tersebut, sang ibu tidak rela jikalau putranya itu jatuh ke pelukan perempuan selain dirinya.

Betty kesannya memutuskan menikah dengan anaknya sendiri atas dasar sama-sama suka.

Mereka bahkan berniat meresmikan relevansinya lewat ijab kabul yang sah.

Wanita berusia 40 tahun ini juga bahkan tengah hamil besar hasil dari kekerabatan incest (sedarah) dengan putra kandungnya tersebut.

Dikutip dailyguideghana, Betty menjanda selama 12 tahun dan tinggal bareng anaknya, Farai Mbereko (23).

Setelah suaminya meninggal, Betty merasa mempunyai hak atas putranya tersebut dan bahkan berhak untuk menikah dengan Farai.

Tak disangka, Farai juga mengiyakan agresi gila ibunya dan siap untuk menikah dengan Betty.

Banyak orang yang tak menyepakati kekerabatan terlarang ini alasannya dinilai bertentangan dengan norma dan agama.

Saat kepala desa menunjukkan pilihan untuk mengurungkan niatnya itu atau pergi dari desa, keduanya memilih pergi meninggalkan desa dan menikah di daerah lain.

Lalu, bagaimana respon penduduk desa mereka sehabis rencana itu terwujud?