Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersyukurlah Jikalau Punya Kucing, Ini Diam-Diam Besarnya Berdasarkan Islam Medis


Mаѕуа Allаh...

Bersyukurlah bagi Anda yang sedang memelihara kucing di rumah. Sebab, mirip inilah faedah luar lazimnya memelihara binatang kesayangan Rasulullah Saw ini berdasarkan islam dan medis...


Banyak orang yang masih merasa cemas untuk memelihara kucing karena bisa mempunyai imbas buruk untuk kesehatan. Akan namun, semua makhluk yang diciptakan Allah di paras bumi ini tentunya memiliki kegunaannya masing-masing seperti halnya dengan kucing.

Meskipun ada segi negatif dari hewan lucu ini seperti mencuri ikan di atas meja atau membuang kotoran, tetapi ternyata kucing juga mempunyai keutamaan dan bagi orang yang memeliharanya.

Berikut keutamaan memelihara kucing berdasarkan islam dan medis:

Menurut Islam


Kucing ialah salah satu binatang lucu dan tergolong dalam binatang yang istimewa di dalam Islam alasannya ialah binatang peliharaan Nabi Muhammad SAW yang sungguh disayangi.

Dilansir dari dalamislam.com, setidaknya ada 12 faedah jikalau Anda memelihara kucing, diantaranya:

1. Menjadi Timbangan Kebaikan Saat Kiamat

Seseorang yang memelihara kucing ataupun binatang lainnya dalam jalan Allah dengan sarat Iman pada Allah dan meyakini akan kebaikan yang diberikan Allah, maka kebaikan yang sudah diberikan pada hewan tersebut, memberi makan hewan tersebut dan bahkan kotorannya, kelak akan ditimbang selaku kebaikan di hari akhir zaman.

2. Melatih Sikap Empati

Dengan memelihara kucing, maka akan menjadi latihan sifat tenggang rasa pada seseorang dan anak kecil yang dalam era perkembangannya dikelilingi oleh kucing, maka dia juga akan menjadi anak terlatih menjadi berempati dan sarat kasih sayang serta senantiasa mempunyai pendapatatas apa yang dilakukan yakni memperlihatkan pengaruh baik atau imbas buruk.

3. Mendapatkan Rahmat di Hari Kiamat

Seseorang yang mengasihi hewan seperti kucing dan binatang yang lain termasuk binatang sembelihan sekalipun, maka akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT di hari akhir zaman nanti.

Rasulullah Saw bersabda:“Barangsiapa mencintai meskipun terhadap binatang sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada Hari Kiamat.” (HR. Bukhari)

4. Mendapat Ampunan dan Ridha Allah

Dari Syeikh Dr.Muhammad Luqman dalam syarahnya di kitab Adabul Mufrod menyebutkan kalau setiap muslim memang sudah diusulkan untuk selalu berbuat baik pada semua binatang menyerupai kucing supaya nantinya bisa mendapat ampunan dan juga ridha dari Allah Ta’ala.

5. Merupakan Sedekah

Umat muslim sangat direkomendasikan untuk memelihara, memberi makan dan juga minum pada binatang menyerupai kucing.

Khususnya dikala binatang tersebut sedang lapar dan haus, alasannya ialah akan jadi berdosa kalau harus bikin binatang tersebut menderita. Dengan memelihara kucing tersebut, maka sudah dijadikan sedekah bagi orang tersebut.

Rasulullah Saw bersabda:

“Pada setiap sedekah terhadap mahluk yang memiliki hati (jantung) yang basah (hidup) akan dapatkan pahala kebaikan. Seorang muslim yang menanam tumbuhan atau meningkat -meningkat -an yang lalu dikonsumsi oleh burung-burung, manusia, atau binatang, maka baginya selaku sedekah” (Bukhori, Muslim).

6. Dosa Diampuni

Seorang muslim juga sangat disarankan untuk menolong binatang khususnya pada binatang yang menderita tergolong binatang najis seperti anjing.

Ini membuat umat muslim tidak mempunyai pengecualian untuk menolong binatang seperti kucing dan hewan najis mirip anjing karena tujuannya sangat mulia yakni tidak membiarkan hewan tersebut menderita.

Dengan memelihara kucing contohnya, maka langkah-langkah dosa orang yang menolong binatang tersebut akan diampuni.

“Seorang perempuan pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati alasannya adalah kehausan. Lalu perempuan itu melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (kemudian diminumkan ke anjing itu). Dengan perbuatannya itu dosanya diampuni”. (HR. Bukhari)

7. Kucing Bukan Hewan Najis

Allah sendiri sudah menghapus najis pada kucing. Oleh alasannya itu walaupun kucing telah memakan sesuatu yang najis menyerupai bangkai dalam jumlah sedikit ataupun banyak, maka menurut kemutraqan ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yakni kucing tetap bukan binatang yang najis.

8. Mempunyai Irama Serupa Dzikir Kalimah Allah

Seorang Sufi yang bernama Ibnu Bashad hidup pada abad ke sepuluh menceritakan bila sebuah hari ia dan teman – sahabatnya sedang duduk di atas masjid kota Kairo sambil memakan makan malam.

Saat kucing melewatinya, ibu Bashad menunjukkan sepotong daging pada kucing tersebut, akan tetapi kucing tersebut kembali lagi dan Bashad menyampaikan cuilan daging kedua.

Secara diam – diam, ibu Bashad mengikuti kucing tersebut hingga suatu rumah kumuh dan ia menyaksikan kucing tersebut menampilkan sepotong daging tersebut pada kucing lain yang buta kedua matanya. kejadian tersebut menjamah hatinya hingga beliau menjadi seorang sufi hingga meninggal di tahun 1067.

Selain itu, juga terdapat dongeng seorang sufi di Iraq berjulukan Shibli yang berimajinasi kalau segala dosanya terampuni setelah dia menyelamatkan kucing dari bahaya. Selain itu juga, kaum sufi juga yakin kalau dengkuran nafas kucing mempunyai irama yang sama dengan szikir kalimah Allah SWT.

9. Kegiatan Yang Disukai Allah SWT

Memelihara binatang peliharaan utamanya kucing dengan cara merawat dan menyayangi kucing tersebut menjadi tanggung jawab dan juga keharusan kita selaku majikan.

Allah SWT sangat menggemari seseorang yang mempunyai rasa kasih dan penyayang pada binatang.

10. Air Liur Kucing Adalah Suci

Dalam beberapa hadits. Nabi juga sudah menekankan jikalau air liur kucing tidaklah najis dan bahkan air bekas minum kucing bisa dipakai untuk widhu karena kucing dianggap selaku binatang yang suci.

“Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

11. Perhiasan Rumah Tangga

Nabi SAW di di saat pergi ke Bathhan daerah di Madinah berkata, ““Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam ember.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah simpulan, Nabi menuju ember. Namun, seekor kucing datang dan menjilati ember. Melihat itu, Nabi berhenti hingga kucing tersebut berhenti minum kemudian berwudhu.

Saat Nabi ditanya wacana kejadian itu, maka Beliau menjawab, ““Ya Anas, kucing tergolong suplemen rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

12. Disayangi Penghuni Langit

Di dalam sebuah hadits yang telah diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang penyayang maka juga akan disayangi oleh Allah. Sayangilah makhluk Allah yang ada di paras bumi, maka niscaya juga akan disayangi penghuni langit".

Manfaat dari Segi Medis


Dilansir dari hellosehat.com, selain senantiasa punya teman setia, binatang berbulu ini bisa membuat hari-hari di rumah jadi lebih berwarna.

Bahkan, juga membuat Anda lebih aktif di rumah tak tidak sekadar berleha-leha.

Memelihara kucing juga memiliki banyak manfaatnya bagi Anda, utamanya untuk kesehatan fikiran atau mental Anda, mirip yang dipaparkan di bawah ini.

1. Lebih percaya diri

Dalam sebuah studi yang diangkut di Journal of Personality and Social Psychology, yang dikutip Hai-Online.com, orang yang memelihara binatang akan merasa lebih percaya diri dan tidak merasa kesepian.

Anda juga akan mempunyai kepribadian yang lebih berani dan akan lebih bersifat terbuka (extrovert) dibandingkan orang yang tidak memelihara hewan.

2. Terhindar dari putus asa

Ketika Anda memelihara kucing, perilaku dan muka mereka yang menggemaskan, perlahan akan membuat Anda rileks.

Dan, apabila Anda sedang stres atau tertekan, mereka mampu bikin Anda melalaikan stres dan depresi itu.

Malah, dalam suatu pengamatan yang dilaksanakan beberapa ahli dari Universitas California, Los Angeles, seseorang yang memelihara kucing akan lebih terlindungi dari risiko putus asa selesai AIDS.

Depresi 3 kali lebih mungkin dilaporkan oleh penderita AIDS yang tidak memelihara binatang peliharaan, dibandingkan mereka yang memelihara binatang peliharaan.

4. Bikin mood jadi happy

Saat mood sedang berserakan, lalu kita menyaksikan kucing kesayangan edang bertingkah menggemaskan, perlahan mood kita akan jadi lebih baik. Dengan membelainya, situasi hati dan mood akan kembali happy.

5. Menurunkan tekanan darah

Dalam sebuah studi, saat mencicipi bahagia di saat membelai kucing, tingkat stres kita akan berkurang. Tekanan darah pemilik kucing pun akan jadi lebih rendah.

Lain lagi dengan observasi dari University of Minnesota, yang mengungkapkan orang-orang yang tidak memelihara kucing mempunyai risiko 40% terkena serangan jantung.

Nah, bagi Anda yang belum memiliki kucing, yakin masih tidak mau memelihara kucing?