Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Booming ! Tabungan Duit Rokok Buat Beli Motor


Kіѕаh ѕеоrаng іѕtrі уаng mеngunggаh fоtо hаѕіl uѕаhа ѕuаmіnуа bеrhеntі mеrоkоk bооmіng ѕаmраі kе Mаlауѕіа. dоngеng іtu mеnjаdі раndаngаn bаru bаnуаk оrаng untuk bеrhеntі mеrоkоk dаn mеmаkаі uаngnуа untuk kереrluаn уаng lеbіh реntіng.


Kisah itu dibagikan oleh Dita Sari Wootekh ke Facebook. Dia menulis dongeng sang suami yang berhenti merokok sejak November 2015. Uang jatah untuk berbelanja rokok mereka tabung di kawasan bekas akuarium milik anaknya.

"Saat itu rasanya enggak percaya dan enggak percaya dia mampu," tulis Dita pada dinsing akun Facebook, sebagaimana dikutip Dream pada Selasa 20 Juni 2017.

Meski demikian, Dita terus menawarkan bantuan. Menurut Dita, suaminya berhenti merokok alasannya adalah inisiatif sendiri. Tidak ada paksaan atau larangan dari siapapun kepada suaminya.

Sejak itu, duit jatah untuk berbelanja rokok itu saban hari dimasukkan ke tabungan. Dalam satu setengah tahun lebih, akhirnya sangat menakjubkan.

Bisa Beli Motor

Menurut Dita, sang suami berhenti merokok alasannya ingin hidup sehat. Uang jatah rokok itu ditabung selaku bukti janji.

"Dan untuk menampilkan komitmennya, suami saya mengganti bekas akuarium di rumah kami untuk menjadi celengan yang diberi nama 'Power of 20.000'," ujar Dita.

Setiap hari, Dita melihat sang suami yang memasukkan duit Rp20.000 yang seharusnya untuk berbelanja rokok. Setelah setahun setengah, ia menyaksikan isi 'tabungan' itu.

Tanpa menyebutkan angka pastinya, Dita menentukan jumlahnya cukup untuk membeli satu unit sepeda motor.

Dita mengaku sengaja membagi kisah ini selaku dorongan dan persepsi gres untuk orang lain yang ingin menghentikan kebiasaan merokok. Kisahnya juga diterima faktual warganet yang sudah membagikannya 70.000 kali di Facebook.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2014, pengeluaran rumah tangga penduduk Indonesia memang sebagian besar dihabiskan untuk masakan dan rokok. Pengeluaran rumah tangga untuk rokok diperkirakan sebesar Rp50.000 per bulannya.